Liputan6 Bacaan 1 menit

Bahan Baku Bioetanol Terbatas, Kemenko Pangan Hitung Ulang Target E50

Bahan Baku Bioetanol Terbatas, Kemenko Pangan Hitung Ulang Target E50
Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq.

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah mengakui masih menghadapi keterbatasan bahan baku untuk memproduksi bioetanol dalam rangka mendukung program pencampuran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis E20 hingga E50. Saat ini, pasokan molase (tetes tebu) di dalam negeri seluruhnya masih terserap untuk kebutuhan sektor pertanian dan peternakan.

Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan, Hanif Faisol Nurofiq, menyampaikan bahwa upaya mengejar target campuran BBM dengan etanol memerlukan pembahasan komprehensif lintas kementerian guna memastikan kepastian bahan baku.

"Kami meminta waktu untuk membahas secara detail karena ternyata produk molase tebu kita seluruhnya masih terserap di pasar domestik. Jadi, untuk membangun program E (bioetanol) ini, kita akan bicarakan langkah konkretnya," ujar Hanif di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta, Jumat (6/11/2026).

Lanjutkan membaca di Liputan6

Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arief Rahman Hakim. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda