Amran Bongkar Modus 600 Ton Beras SPHP Dioplos, Ganti Karung Jadi Premium
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385169/original/013551600_1793244576-email-attachment_2026_10_29_ariefhakim-at-klyid_amran-sulaiman-copot-delapan-pegawai-bapanas-bulog-buntut-kasus-beras-sphp-oplosan_1000489659.jpg)
Sebelumnya, Menteri Pertanian/Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Andi Amran Sulaiman mencopot sejumlah orang dari jabatannya setelah temuan kasus beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP). Delapan pegawai dari Bapanas dan Perum Bulog jadi sasaran dicopot.
Dia mengatakan, ada 10 orang yang dikenakan sanksi. Dua pejabat Bapanas dicopot, enam pejabat diberhentikan sementara, dan dua pegawai dari Bulog wilayah DKI Jakarta diberi peringatan.
"Kita putuskan yang pertama hari ini kita, Bulog dengan Bapanas ada 10 orang. Peringatan ada 2 peringatan, 8 kita copot," kata Amran di kawasan Kalibata, Jakarta, Kamis (29/10/2026).
Ditindak Satgas Pangan
Dia mengatakan, Satuan Tugas (Satgas) Pangan Polri akan menindaklanjuti pemeriksaan lanjutannya. Jika terbukti ada keterlibatan pelanggaran pidana, maka sanksi hukum akan diberikan.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arief Rahman Hakim. Hak cipta artikel milik penerbit.



