Ada BREN, DSSA hingga BYAN, Ini Daftar Saham Terdepak Perhitungan IHSG

Jakarta, CNBC Indonesia - Bursa Efek Indonesia (BEI) telah mengeluarkan saham-saham yang masuk dalam daftar High Shareholding Concentration (HSC) dari Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mulai hari ini, 2 November 2026. Direktur Utama BEI Jeffrey Hendrik menegaskan, kebijakan ini dipastikan tidak akan memicu penurunan drastis maupun lonjakan pada indeks acuan pasar saham Indonesia. Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan kelanjutan dari langkah sebelumnya yang mengecualikan saham-saham HSC dari indeks IDX30, LQ45, dan IDX80. Dalam implementasinya, bobot saham-saham HSC yang dikeluarkan dari perhitungan indeks akan didistribusikan kepada saham-saham lain yang masih menjadi konstituen IHSG. "Dalam implementasi awal, tentu tidak akan mengakibatkan penurunan drastis, ya sama seperti kalau kita mengeluarkan saham tertentu, distribusi dari bobot itu akan diberikan kepada sisa saham-saham lain yang masih ada di dalam konstituen indeks," ujar Jeffrey dikutip Senin (2/11/2026).
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Romys Binekasri. Hak cipta artikel milik penerbit.



