Zulkifli Hasan Kesal: CPO Indonesia Dibeli Rp 15.000, Negara Tetangga Jual Rp 27.000
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4759496/original/025601600_1709363956-Tandan_Buah_Segar__TBS__di_Pabrik_Pengolahan_Kelapa_Sawit.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Pangan, Zulkifli Hasan, menginginkan Indonesia mengekspor crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah secara langsung ke negara pembeli akhir tanpa melalui negara perantara. Upaya tersebut dinilai dapat meningkatkan nilai jual dan memberikan keuntungan lebih besar bagi Indonesia.
Zulkifli mengungkapkan, selama ini pola perdagangan sejumlah komoditas strategis nasional, seperti kelapa sawit, nikel, dan timah, belum memberikan keuntungan optimal. Hal tersebut lantaran sebagian ekspor komoditas Indonesia masih harus melewati negara tetangga sebelum mencapai pasar tujuan akhir.
"Kita ingin negara maju, berdaulat. Saya kadang kesal juga. Indonesia produksi CPO terbesar, nikel, timah terbesar, tapi ekspornya lewat negara tetangga," kata Zulkifli dilansir dari Antara, Rabu (4/11/2026).
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Nurmayanti. Hak cipta artikel milik penerbit.



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3291090/original/060643400_1604902998-20201109-Donald-Trump-Kalah-Pilpres-AS_-Rupiah-Menguat-4.jpg)