Liputan6 Bacaan 1 menit

Transaksi Video Commerce di Indonesia Naik 90 Persen, Interaksi Real-Time Jadi Kunci

Transaksi Video Commerce di Indonesia Naik 90 Persen, Interaksi Real-Time Jadi Kunci
Ilustrasi belanja online, ecommerce, e-commerce, toko online. Kredit: athree23 via Pixabay

Liputan6.com, Jakarta - Tren belanja livestreaming atau video commerce di Indonesia terus menunjukkan lonjakan signifikan. Laporan e-Conomy SEA 2025 dari Google, Temasek, dan Bain & Company mencatat transaksi video commerce di Indonesia melonjak 90% secara tahunan (year-on-year) hingga menyentuh angka 2,6 miliar.

Pertumbuhan masif ini mengukuhkan posisi Indonesia sebagai pasar video commerce terbesar sekaligus bertumbuh paling pesat di Asia Tenggara.

Seiring meroketnya angka transaksi, jumlah penjual aktif dan toko online yang memanfaatkan kanal ini juga meningkat 75% hingga mencapai sekitar 800.000 pelaku usaha.

Fenomena ini memperluas akses pasar bagi UMKM lokal serta membuka lapangan kerja baru bagi para host, kreator konten, hingga tim produksi. Potensi ini turut mendorong proyeksi nilai ekonomi digital Indonesia yang diperkirakan bakal menyentuh angka USD 180 miliar (sekitar Rp 3.261 triliun) pada 2030.

Lanjutkan membaca di Liputan6

Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Iskandar. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda