CNBC Indonesia Bacaan 3 menit

Tok! Negara Komunis Ini "Kalahkan" AS di PBB

Tok! Negara Komunis Ini "Kalahkan" AS di PBB
Foto: Aksi protes pecah di sejumlah wilayah ibu kota Kuba, Havana, Rabu (13/5/2026) malam di tengah krisis pemadaman listrik bergilir terburuk dalam beberapa dekade terakhir. (Tangkapan Layar Video Reuters/)

Jakarta, CNBC Indonesia - Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada Rabu (28/10/20260 waktu setempat kembali mengesahkan resolusi yang menyerukan diakhirinya embargo Amerika Serikat (AS) terhadap Kuba. Meski mayoritas negara masih mendukung pencabutan sanksi tersebut, jumlah suara dukungan tahun ini merosot ke level terendah dalam tiga dekade.

Sejak 1992, resolusi serupa hampir setiap tahun diajukan dan disetujui dalam pemungutan suara. Namun, dukungan terhadap resolusi kali ini jauh lebih rendah dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Resolusi yang meminta pencabutan embargo ekonomi, perdagangan, dan keuangan terhadap Kuba itu memperoleh 130 suara dukungan, 17 suara menolak, serta 25 abstain. Jumlah suara yang mendukung tersebut menjadi yang terendah sejak 1995.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh luc. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda