ANTARA Bacaan 1 menit

TNI AD evakuasi kru helikopter yang jatuh saat tangani karhutla

TNI AD evakuasi kru helikopter yang jatuh saat tangani karhutla
Ilustrasi - Satu unit helikopter pengebom air dikerahkan untuk memadamkan titik karhutla di Banjarbaru, Kalimantan Selatan. ANTARA/HO-Dokumen Pribadi

Jakarta (ANTARA) - TNI Angkatan Darat mengerahkan personel untuk mengevakuasi delapan orang kru helikopter yang mengalami kecelakaan saat melaksanakan operasi pemadaman kebakaran hutan dan lahan di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu.

Dalam siaran pers resmi TNI AD yang diterima di Jakarta, Rabu, dijelaskan peristiwa kecelakaan Helikopter Mi 17V5 dari Pusat Penerbang Angkatan Darat (Puspenerbad) itu terjadi sekitar pukul 11.18 WIB.

Kecelakaan bermula ketika helikopter lepas landas dari Kuala Pembuang pukul 09.55 WIB. Helikopter tersebut berangkat untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP).

Saat mengambil air di perairan Desa Sungai Perlu untuk operasi water bombing, helikopter mengalami kendala terbang hingga akhirnya jatuh di sungai.

Lanjutkan membaca di ANTARA

Kutipan awal dari ANTARA, ditulis oleh Walda Marison. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda