Sumber Dolar Baru RI Justru Mengalir Deras ke Tetangga

Jakarta, CNBC Indonesia - Malaysia makin menarik investasi asing di sektor teknologi. Terbaru, Google mengumumkan rencana investasi US$15 miliar atau sekitar Rp270 triliun di negara tersebut selama dua tahun ke depan untuk membangun pusat data dan infrastruktur lainnya.
Investasi yang akan berlangsung pada 2027-2028 ini memperluas komitmen Google sebelumnya. Pada 2024, perusahaan telah mengumumkan investasi senilai US$2 miliar di Malaysia.
Negara jiran kini menjadi salah satu pusat pertumbuhan pembangunan data center tercepat di Asia Tenggara. Fasilitas yang dipenuhi server tersebut menjadi infrastruktur penting untuk melatih dan menjalankan layanan kecerdasan buatan (AI), seperti chatbot dan generator gambar.
"Malaysia merupakan salah satu ekonomi digital paling dinamis di Asia Tenggara, didorong oleh penetrasi internet sebesar 99% dan adopsi AI yang pesat di kalangan lembaga pemerintah, bisnis, dan konsumen," kata Google dalam pernyataannya, dikutip…
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Intan Rakhmayanti Dewi. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9391546/original/075271700_1793939412-realme_C01_-_Sunset_Orange.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1546517/original/037896400_1490348182-menyadap.jpeg)
