Suahasil siapkan Insentif Pajak Rp 632 Triliun di 2027, Intip yang Terbesar
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9368403/original/086776600_1791433026-email-attachment_2026_10_08_ariefhakim-at-klyid_menkeu-suahasil-fiskal-dan-danantara-saudara-kembar_1000466330.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menyiapkan fasilitas insentif perpajakan sekitar Rp 632 triliun untuk tahun 2027. Sektor industri manufaktur disebut mendapatkan alokasi insentif terbesar.
Suahasil mengatakan, angka tersebut naik cukup signifikan dibandingkan total fasilitas insentif perpajakan—termasuk pembebasan pajak—yang mencapai Rp 576 triliun pada 2026.
"Berapa total pembebasan pajak yang telah kita lakukan? Saat ini Rp 576 triliun, untuk tahun depan kira-kira Rp 632 triliun," kata Suahasil dalam Rapimnas Kadin 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta, Jumat (30/10/2026).
Ia menekankan bahwa sektor manufaktur menjadi salah satu bidang usaha penerima insentif pajak terbesar hingga saat ini. "Manufaktur paling tinggi. Sebab, di situ ada perusahaan-perusahaan yang mendapatkan tax holiday, tax allowance, hingga pengurangan pajak," tuturnya.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arief Rahman Hakim. Hak cipta artikel milik penerbit.



