Singapura: Dampak Pemangkasan Gas dari Indonesia Cuma 2 Persen

Singapura buka suara usai Indonesia resmi mengurangi pasokan gas per Sabtu lalu (24/10). RI mengumumkan akan memangkas ekspor gas ke Singapura melalui dua jaringan pipa yang terhubung langsung.
Otoritas Pasar Energi Singapura (Energy Market Authority/EMA) menyebut pemangkasan ekspor gas yang dilakukan Indonesia tak lebih dari 2 persen total kebutuhan gas harian negaranya.
Juru bicara EMA mengatakan berdasarkan informasi dari para importir gas alam Singapura, total pengurangan pasokan tersebut mencapai 17 BBTUD (Billion British Thermal Units per Day) selama periode 18 hari. BBTUD adalah satuan untuk mengukur jumlah energi gas yang dipasok atau digunakan setiap hari.
Sementara itu, total kebutuhan gas harian Singapura mencapai lebih dari 1.000 BBTUD.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.



