ANTARA Bacaan 2 menit

Simak! Ini dia cara mengetahui aki mobil mulai lemah

Simak! Ini dia cara mengetahui aki mobil mulai lemah
Ilustrasi - Teknisi memeriksa kondisi aki mobil di toko kemitraan aki kendaraan merek Bosch di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (28/8/2024). . ANTARA FOTO/Hasrul Said/YU/foc. (ANTARA FOTO/HASRUL SAID)

Jakarta (ANTARA) - Aki menjadi salah satu komponen penting pada mobil karena bertugas menyediakan daya listrik untuk menghidupkan mesin dan mendukung berbagai sistem kelistrikan kendaraan.

Masalahnya, aki yang mulai lemah terkadang baru disadari ketika mobil sudah sulit dinyalakan. Padahal, ada sejumlah tanda yang bisa diperhatikan lebih awal agar pemilik kendaraan tidak tiba-tiba mogok di tengah perjalanan.

Lantas, bagaimana cara mengetahui aki mobil mulai lemah?

1. Mesin lebih lama saat dinyalakan

Tanda yang paling mudah dirasakan adalah perubahan ketika menyalakan mesin.

Jika starter terdengar lebih lambat dari biasanya atau mesin membutuhkan waktu lebih lama untuk menyala, kondisi aki patut diperiksa. Menurut AAA, putaran starter yang melambat merupakan salah satu tanda umum aki mulai kehilangan kemampuannya.

Jangan langsung menganggap masalah berasal dari aki, karena sistem starter atau komponen kelistrikan lainnya juga dapat menjadi penyebab.

2. Terdengar bunyi klik saat starter

Ketika kunci diputar atau tombol start ditekan, tetapi mesin tidak kunjung menyala dan hanya terdengar bunyi "klik", aki atau sambungan kabelnya bisa menjadi salah satu penyebab.

Jika kejadian tersebut berulang, sebaiknya segera periksa kondisi aki dan sistem kelistrikan kendaraan.

3. Lampu mobil mulai redup

Lampu depan atau lampu kabin yang terlihat lebih redup, terutama ketika mesin dalam kondisi langsam, juga dapat menjadi tanda adanya masalah pada aki atau sistem pengisian.

Pada mobil modern, gejala kelistrikan lain seperti power window yang bergerak lebih lambat juga patut diperhatikan.

4. Lampu indikator aki menyala

Jangan abaikan simbol aki yang muncul di panel instrumen.

Lampu tersebut tidak selalu berarti aki harus langsung diganti. Masalah bisa berasal dari sistem pengisian, alternator, kabel, regulator tegangan atau komponen lainnya. Karena itu, kendaraan sebaiknya segera diperiksa jika indikator tersebut menyala.

5. Aki terlihat menggembung atau berkarat

Coba periksa kondisi aki secara visual. Korosi pada terminal, retakan atau bodi aki yang terlihat menggembung merupakan tanda yang tidak boleh diabaikan.

Lanjutkan membaca di ANTARA

Kutipan awal dari ANTARA, ditulis oleh Raihan Fadilah. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda