Seluruh KRL Bakal Dipasok INKA, Impor atau Bikin Baru
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5193250/original/024500700_1745217727-WhatsApp_Image_2025-04-21_at_11.25.08.jpeg)
Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyetujui alokasi anggaran sebesar Rp 5 triliun untuk membeli 30 rangkaian KRL Commuter Line Jabodetabek. Prabowo menekankan dirinya tidak ragu-ragu menggelontorkan anggaran besar demi kepentingan masyarakat luas.
"Kereta api kita harus, saya kasih petunjuk, akan kita perluas, akan kita perbesar. Untuk Jabodetabek, Dirut PT KAI mengatakan harus membuat tambahan kereta, rangkaian baru," kata Prabowo di Stasiun Tanah Abang, Jakarta Pusat.
Menurut Presiden, pengadaan satu rangkaian kereta membutuhkan anggaran sebesar US$ 9 juta. Prabowo menyebut Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin awalnya mengajukan dana Rp 4,8 triliun untuk membeli rangkaian baru KRL Commuter Line.
Namun, Prabowo mengalokasikan anggaran hingga Rp 5 triliun agar pengadaan 30 rangkaian baru KRL dapat terealisasi. Ia menegaskan kepentingan masyarakat berada di atas segala-galanya.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arief Rahman Hakim. Hak cipta artikel milik penerbit.



