Satoru Mochizuki Resmi Tak Lagi Latih Timnas Putri Indonesia, Tinggalkan Dua Gelar Juara
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/4845900/original/077937200_1716942986-20240528BL_Timnas_Indonesia_Putri_Vs_Singapura_16.JPG)
Perjalanan karier Mochizuki di Timnas Putri Indonesia sempat mengalami dinamika pada tahun 2025. Ia sempat diberhentikan dari posisi pelatih kepala setelah Timnas Putri gagal lolos ke Piala Asia Wanita 2026.
Setelah itu, Mochizuki mendapatkan tugas baru sebagai penasihat teknis atau ketua tim pengembangan sepak bola putri Indonesia. Anggota Exco PSSI, Vivin Cahyani, menjelaskan bahwa Mochizuki difokuskan pada pengembangan karena pengalaman, kredibilitas, serta jaringannya dengan Japan Football Association (JFA) dan liga wanita di Jepang. PSSI menilai perannya lebih strategis di belakang layar untuk menyiapkan road map pengembangan sepak bola putri.
Namun, pada April 2026, PSSI kembali menunjuk Mochizuki sebagai pelatih kepala Timnas Putri Indonesia, sebelum akhirnya resmi berpisah pada November 2026.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Thomas. Hak cipta artikel milik penerbit.



