Sah! Warga Palembang Dapat Suplai Listrik dari Sampah Hingga 20 MW

Jakarta, CNBC Indonesia - Kota Palembang segera memiliki fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik (PSEL) yang ditargetkan mulai beroperasi secara komersial pada 8 Desember 2026. Proyek senilai US$160 juta atau hampir Rp3 triliun ini ditargetkan mampu mengolah hingga 1.000 ton sampah setiap hari.
Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan atau akrab disapa Zulhas, meninjau langsung pembangunan fasilitas PSEL di kawasan Kertapati, Palembang, Rabu (4/11/2026) kemarin. Hingga Oktober 2026, progres pembangunan fisik fasilitas tersebut telah mencapai 96%.
"Insyaallah Desember ini mudah-mudahan sudah bisa kita resmikan. Bayangkan, sesuatu yang tadinya menjadi masalah besar bagi lingkungan, sekarang bisa diubah menjadi energi listrik yang bermanfaat," ujar Zulhas dalam keterangannya, dikutip Jumat (6/11/2026).
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Martyasari Rizky. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4126600/original/014960200_1660711180-WhatsApp_Image_2022-08-17_at_10.28.41.jpeg)

