Rupiah Menguat Jadi Rp 18.120 per Dolar AS

Jakarta, CNBC Indonesia - Setelah sempat tertekan hingga mencetak rekor penutupan terlemah sepanjang masa, rupiah berhasil mengakhiri perdagangan pekan ini dengan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat (30/10/2026). Penguatan ini sekaligus memperpanjang tren positif rupiah menjadi dua hari perdagangan berturut-turut.
Berdasarkan data Refinitiv, rupiah ditutup di level Rp18.120/US$, menguat 0,03% dibandingkan penutupan Kamis (29/10/2026) di posisi Rp18.125/US$. Sementara itu, indeks dolar AS (DXY), yang mengukur kekuatan greenback terhadap enam mata uang utama dunia, pada pukul 15.00 WIB terpantau melemah 0,23% ke posisi 101,800.
Pergerakan rupiah pada akhir pekan ini diwarnai sejumlah sentimen dari dalam dan luar negeri, mulai dari kondisi pasar tenaga kerja AS hingga respons Bank Indonesia (BI) terhadap kekhawatiran pelemahan rupiah.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Elaine. Hak cipta artikel milik penerbit.



