CNN Indonesia Bacaan 2 menit

Rumah Retak Telan Rp70 M, Tasya Farasya Ogah Bangun dari Awal

Rumah Retak Telan Rp70 M, Tasya Farasya Ogah Bangun dari Awal
Tasya Farasya mengaku ogah bangun ulang rumahnya yang retak parah karena sudah mengeluarkan biaya sekitar Rp70 miliar. (Tangkapan layar Instagram @tasyafarasya)

Tasya Farasya merespons sejumlah saran warganet untuk membangun ulang rumah mewahnya setelah mendapati keretakan parah di berbagai sudut rumah akibat kejanggalan fatal dalam proses konstruksi.

Beauty influencer itu dengan tegas menolak saran tersebut lantaran Tasya mengaku sudah menghabiskan sekitar Rp50 miliar hingga Rp70 miliar untuk membangun rumah tersebut.

"Yang nyuruh gua bangun ulang rumah dr awal... inalillahi wainna ilaihi raajiun. Untuk rumah ini aja sudah hampir nyentuh Rp50 M-Rp70 M. Aku tak akan gentar aku akan perbaiki rumah ini, alhamdulillah ada solusinya kok," tulis Tasya di Threads pada Senin (26/10).

CNNIndonesia.com telah meminta izin untuk mengutip unggahan tersebut.

Hal itu disampaikan setelah Tasya meluapkan emosinya setelah mendapati kondisi retak parah di rumah empat lantai yang belum sampai setahun ditempati tersebut.

Kekesalan Tasya memuncak setelah tim pemeriksa membongkar sejumlah dinding dan menemukan dugaan kelalaian pengerjaan yang tidak sesuai standar arsitek.

Sembari memperdengarkan riuhnya ketukan palu tukang yang membongkar rumahnya, Tasya menjelaskan asal-usul keretakan rumah tersebut.

"Banyak sekali tukang di rumahku. Kenapa? Karena bangunannya retak semua. Kenapa kok bisa retak semua? Karena yang seharusnya ditemukan ada besi, eh malah jadinya ada kayu," keluh Tasya membeberkan salah satu temuan paling mengejutkan di huniannya.

Kerusakan nyatanya tak cuma soal kayu yang diselundupkan untuk menggantikan besi. Hasil pemeriksaan menemukan bahwa sambungan antara struktur kolom dan dinding bata ringan atau hebel sama sekali tidak dipasangi besi penghubung.

Kejanggalan tersebut yang kemudian membuat dinding di sisi kolom ikut retak dan ada bagian yang sampai terpisah. Kerusakan juga merembet ke luar rumah.

Berdasarkan pemberitaan detikProperti, area kolam renangnya ikut ambles. Penurunan permukaan ini terlihat jelas dari lantai marmer kini merosot ke bawah garis batas cat yang padahal baru diaplikasikan tujuh bulan lalu.

Lanjutkan membaca di CNN Indonesia

Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda