Rakyat Bersatu Tolak Proyek Data Center, Presiden Tak Berkutik

Jakarta, CNBC Indonesia - Gelombang kemenangan telak Partai Demokrat dalam pemilu sela (midterm) Amerika Serikat (AS) memicu guncangan di industri kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Kemenangan ini mempertegas pergeseran drastis sentimen publik yang kini berbalik menentang pembangunan proyek pusat data (data center) raksasa, yakni motor utama penopang lonjakan bursa saham dan pertumbuhan ekonomi AS.
Presiden AS Donald Trump dalam berbagai kesempatan menentang untuk memperlambat pengembangan teknologi AI. Namun, Trump kini tak berkutik ketika gelombang protes pembangunan data center AI dari masyarakat akhirnya terpampang nyata pada hasil pemilu sela.
Kemenangan Demokrat di panggung politik AS diprediksi para investor bakal menjadi penahan rem mendadak (sudden brake) bagi ekspansi infrastruktur AI.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Redaksi. Hak cipta artikel milik penerbit.



