Impor KRL Bekas Batal, KAI Pilih Pesan Lagi dari INKA atau China?

Jakarta, CNBC Indonesia - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Bobby Rasyidin membatalkan rencana melakukan importasi Kereta Rel Listrik (KRL) bekas dari Jepang. Menurutnya, kebutuhan KRL akan dipenuhi dari dalam negeri.
"Salah satunya nanti sebagian (pesan) ke INKA (PT Industri Kereta Api). Wajib mendukung industri dalam negeri," kata Bobby saat ditemui wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Bobby menjelaskan, tidak semua KRL akan dipesan dari INKA. Dia juga membuka peluang bagi perusahaan di luar negeri untuk melakukan kerja sama untuk memproduksi kereta di dalam negeri.
"Yang dari luar negeri harus kerja sama dengan dalam negeri," kata Bobby.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Emir Yanwardhana. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5066207/original/065685300_1735200702-063_2188387322.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3621555/original/053110700_1635924618-20211103-Telur-5.jpg)
