Premi Risiko Melejit, Surat Utang RI Sepi Peminat-Investor Resah

Jakarta, CNBC Indonesia - Tingginya level premi risiko investasi Indonesia, yang tercermin dari credit default swap (CDS) tenor acuan 5 tahun membuat surat utang yang dilelang pemerintah sepi peminat.
Berdasarkan data Refinitiv pada Kamis (29/10/2026), level CDS Indonesia masih betah di atas 100, yakni 103,48. Catatan ini sebetulnya lebih baik dari level kemarin sebesar 106,34, namun masih di level tinggi karena pada 14 Oktober 2026 hanya 91,78.
Kepala Ekonom Josua Pardede mengatakan, imbas dari tingginya CDS ini langsung dirasakan pasar lelang surat utang pemerintah Indonesia. Total penawaran dari investor yang masuk turun cukup tajam dari Rp64,86 triliun pada lelang 13 Oktober menjadi hanya Rp31,09 triliun pada 27 Oktober, atau berkurang sekitar 52%.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Arrijal Rachman. Hak cipta artikel milik penerbit.



