Perkuat Bisnis Inti dan AI, Indosat Cetak Pertumbuhan Double Digit

Jakarta, CNBC Indonesia - Di tengah dinamika pasar saham, investor mulai mencermati emiten yang tidak hanya mampu mempertahankan pertumbuhan laba, tetapi juga memiliki sumber pertumbuhan baru dengan valuasi yang menarik. PT Indosat Tbk (ISAT) menjadi salah satu emiten yang menarik dicermati, ditopang bisnis telekomunikasi yang tetap tumbuh dan ekspansi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) yang mulai menghasilkan pendapatan.
Pada sembilan bulan pertama 2026, Indosat membukukan pendapatan Rp45,8 triliun, tumbuh 11% secara tahunan (year-on-year/YoY). EBITDA mencapai Rp21,1 triliun, sedangkan laba bersih yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk meningkat 37,2% YoY menjadi Rp4,9 triliun.
Kinerja tersebut memperlihatkan bahwa bisnis inti telekomunikasi masih menjadi penopang finansial perusahaan di tengah transformasi menuju perusahaan teknologi berbasis AI. 829 petabyte.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Umi Zakiyatun. Hak cipta artikel milik penerbit.

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385184/original/052993000_1793245102-WhatsApp_Image_2026-10-29_at_09.29.35__1_.jpeg)

