Liputan6 Bacaan 2 menit

Potensi Jumbo, OJK Gaspol Kembangkan Keuangan Syariah untuk Dongkrak Ekonomi

Potensi Jumbo, OJK Gaspol Kembangkan Keuangan Syariah untuk Dongkrak Ekonomi
Tulisan OJK terpampang di Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Persoalan itu kembali mengemuka ketika OJK dan Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia menggelar Ijtima Sanawi XXII 2026 di Jakarta pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Dalam pertemuan tersebut, OJK mengungkapkan total aset industri keuangan syariah mencapai sekitar Rp3.231 triliun hingga Agustus 2026. Angka tersebut tumbuh 8,19% secara tahunan dan memberikan pangsa pasar sebesar 11,16% terhadap total aset sektor jasa keuangan nasional.

Aset tersebut terdiri atas pasar modal syariah sekitar Rp1.942 triliun, perbankan syariah Rp 1.089 triliun, serta industri keuangan nonbank syariah Rp 199,7 triliun.

Ketua Dewan Komisioner OJK Friderica Widyasari Dewi menyebut pencapaian tersebut sebagai modal untuk memperbesar kontribusi industri terhadap perekonomian nasional.

Lanjutkan membaca di Liputan6

Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Immanuel Christian. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda