Peringatan Bank Dunia: Harga BBM, Pangan, dan Emas Berpotensi Naik
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9309011/original/063278500_1785214678-ChatGPT_Image_Jul_28__2026__07_13_04_AM.jpg)
Bank Dunia memproyeksikan harga minyak mentah Brent rata-rata berada di level US$ 91 per barel pada 2026, naik dari US$ 69 per barel pada 2025 sebelum akhirnya melandai ke US$ 79 pada 2027. Kenaikan ini mencerminkan gangguan pasokan imbas konflik Timur Tengah yang memaksa banyak negara mencairkan cadangan minyak mereka.
Produksi minyak global diproyeksikan merosot 5,2% pada 2026, menjadi penurunan tahunan terbesar dalam lebih dari empat dekade terakhir di luar masa resesi global 2020. Di sisi lain, tingkat konsumsi juga diperkirakan menyusut 2,5%, yang merupakan penurunan terbesar ketiga dalam sejarah setelah tahun 1980 dan 2020.
Tingginya harga minyak menahan minat konsumsi, sementara tren elektrifikasi, terutama di China turut menekan permintaan minyak bumi.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Idris Rusadi Putra. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4175716/original/069148400_1664458437-Pemprov_DKI_Akan_Dukung_Pencabutan_Status_Pandemi_Covid-19-IQBAL_6.jpg)


