CNBC Indonesia Bacaan 2 menit

Penyebab Ekonomi RI 5,47%: Gaji-Tukin ASN Cair Sampai Jajan Warga

Penyebab Ekonomi RI 5,47%: Gaji-Tukin ASN Cair Sampai Jajan Warga
Foto: (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Konsumsi rumah tangga masih menjadi mesin utama pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal III-2026.

Aktivitas belanja masyarakat yang tetap terjaga, termasuk melalui perdagangan online, menjadi salah satu penopang pertumbuhan ekonomi yang mencapai 5,47% secara tahunan (year on year/yoy).

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, nilai transaksi perdagangan melalui sistem elektronik atau perdagangan online (PMSE) meningkat 22% secara tahunan.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik BPS Moh Edy Mahmud mengatakan, konsumsi rumah tangga masih menjadi komponen dengan kontribusi terbesar terhadap produk domestik bruto (PDB), yakni mencapai 51,97%.

Pada kuartal III-2026, konsumsi rumah tangga tumbuh 5,04% secara tahunan.

"Kontribusi terbesar ke PDB konsumsi rumah tangga 51,97%, kontribusi pada kuartal III-2026 tumbuh 5,04% yang menunjukkan masih terjaga tingkat konsumsi masyarakat," kata Edy dalam rilis BPS, Kamis (5/11/2026).

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Dovana Hasiana. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda