Partai Arab Ogah Gabung Koalisi Eisenkot, Lebih Dukung Depak Netanyahu

Partai Arab, Joint List memilih untuk tak bergabung dengan koalisi Gadi Eisenkot yang berupaya membentuk pemerintahan. Namun, mereka menyatakan bakal mendukung blok tersebut dari luar agar Benjamin Netanyahu tak lagi duduk di kursi perdana menteri.
Ketua Joint List Ahmad Tibi mengatakan tak ingin pemerintah potensial dalam hal ini Eisenkot kesulitan membentuk koalisi karena penolakan dari partai sayap kanan terhadap partai Arab.
"Kami tak akan menjadi bagian dari pemerintahan. Proses koalisi (kami ingin) lebih mudah bukan sulit," kata Tibi dalam wawancara Meet the Press, Sabtu (31/10) melansir dari Jerusalem Post.
Joint List meraih 11 kursi dalam pemilihan umum yang digelar pekan lalu. Partai Arab lain, Ra'am meraih 8 kursi. Sementara itu, blok Eisenkot mengamankan 48 kursi, dan blok Netanyahu 53 kursi.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.



