CNBC Indonesia Bacaan 2 menit

Netanyahu Hilang Kendali di Israel, Partai Arab Jadi Penentu

Netanyahu Hilang Kendali di Israel, Partai Arab Jadi Penentu
Foto: REUTERS/Eduardo Munoz

Jakarta, CNBC Indonesia - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu menghadapi krisis politik setelah kehilangan mayoritas di parlemen dalam pemilu 27 Oktober. Namun, alih-alih menerima hasil tersebut, Netanyahu dan sekutunya justru menuding pemilu telah dicurangi melalui dugaan penyuapan, pendanaan asing, hingga manipulasi suara oleh partai-partai Arab.

Gugatan politik itu muncul setelah dua partai Arab, Joint List dan Raam, mencatat peningkatan jumlah pemilih yang signifikan dan berpotensi menjadi penentu terbentuknya pemerintahan baru. Gadi Eisenkot, pesaing utama Netanyahu, menilai tuduhan tersebut merupakan upaya untuk menutupi kekalahan politik.

"Mereka melakukan ini karena mereka kalah," kata Eisenkot dalam pernyataan video pada Kamis, seperti dikutip CNN International, Selasa (3/11/2026).

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh tfa. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda