Nasib Enam Pejabat Bulog Jakarta yang Dicopot Usai Temuan Oplosan Beras SPHP
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385174/original/005771900_1793244619-email-attachment_2026_10_29_ariefhakim-at-klyid_amran-sulaiman-copot-delapan-pegawai-bapanas-bulog-buntut-kasus-beras-sphp-oplosan_1000489661.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani mengungkap potensi sanksi yang diberikan kepada pegawai internal yang terlibat pelanggaran. Menyusul ada enam pejabat yang dicopot dan dua lainnya diberi peringatan pada wilayah Bulog DKI Jakarta.
Tindakan itu dilakukan usai temuan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dikemas ulang dan dioplos di kawasan Jakarta Timur. Rizal mengaku ada aturan sanksi jika pegawai yang dicopot sementara itu terbukti terlibat pelanggaran.
"Untuk sanksinya mengikuti prosedur hukum. Jadi sudah ada undang-undang pangan, undang-undang perlindungan konsumen, undang-undang korporasi dan lain sebagainya, jadi kita mengikuti aturan pemerintah," kata Rizal di Jakarta, Jumat (30/10/2026).
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arief Rahman Hakim. Hak cipta artikel milik penerbit.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386650/original/064304100_1793354883-WhatsApp_Image_2026-10-30_at_17.01.44.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386652/original/035823300_1793355309-menperin1.jpg)