Menperin Usul Insentif Mobil Hybrid Tahun Ini, Bisa Beda dari BEV

Menteri Perindustrian (Menperin) Muhammad Sarmuji menyatakan pemerintah tengah mengkaji insentif untuk kendaraan hybrid dan mengusulkannya diberlakukan pada tahun ini. Besaran insentif itu dikatakan tidak harus sama dengan insentif kendaraan listrik berbasis baterai (battery electric vehicle/BEV).
Pembahasan teknis disebut masih berlangsung bersama pihak terkait, termasuk untuk menentukan besaran insentif yang akan diajukan pemerintah.
"Tahun ini akan kita usulkan. Usulannya akan tahun ini," ucap Sarmuji di Jakarta, dikutip Antara, Selasa (27/10).
Menurut Sarmuji, hal terpenting adalah adanya dukungan pemerintah yang dapat mendorong pertumbuhan pasar sekaligus memperkuat industri otomotif nasional.
Pengembangan kendaraan hybrid dinilai dapat membantu mengurangi konsumsi bahan bakar minyak (BBM), terutama BBM bersubsidi, sekaligus menekan emisi kendaraan.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383893/original/052949900_1793108605-IMG_4972.jpeg)

:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,573,20,0)/kly-media-production/medias/9384371/original/038474800_1793168474-IMG-20261028-WA0002.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9382584/original/037076500_1793001746-IMG_4891.webp)