CNBC Indonesia Bacaan 2 menit

Melejit! RI Sudah Kantongi Rp464,7 Triliun dari Ekspor Nikel

Melejit! RI Sudah Kantongi Rp464,7 Triliun dari Ekspor Nikel
Foto: Infografis/ Harita Nickel/ Edward Ricardo

Denpasar, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat nilai ekspor hasil hilirisasi nikel hingga Agustus 2026 telah mencapai sekitar US$ 25,6 miliar setara Rp 464,79 triliun (asumsi kurs Rp 18.155 per US$). Pemerintah menargetkan total nilai ekspor produk hilirisasi nikel tersebut dapat menembus setidaknya US$ 45 miliar setara Rp 817 triliun hingga akhir tahun 2026.

Koordinator Kerja Sama dan Investasi Minerba Ditjen Minerba Kementerian ESDM Yan Abrar menegaskan bahwa pertumbuhan ekspor hilirisasi nikel mengalami lonjakan sejak kebijakan pengolahan dalam negeri diterapkan. Memang, Indonesia telah menerapkan kebijakan pelarangan ekspor bijih mineral mentah sejak 2020 lalu.

"Nilai ekspor produk nikel hilir meningkat dari sekitar US$ 3,3 miliar pada tahun 2017 menjadi sekitar US$ 40 miliar pada tahun 2025.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Firda Dwi Muliawati. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda