Liputan6 Bacaan 1 menit

Laba Samsung Meroket hingga 780 Persen Berkat Demam AI

Laba Samsung Meroket hingga 780 Persen Berkat Demam AI
Logo Samsung (Techdroid)

Di sisi lain, lini bisnis ponsel pintar (divisi MX dan Networks) justru menghadapi tantangan berat. Unit ini mencatatkan kerugian operasional sebesar 0,6 triliun won (sekitar Rp 8,1 triliunan) dari total penjualan 37,7 triliun won (sekitar Rp 510,1 triliunan).

Kenaikan harga chip memori yang menjadi alasan utama melonjaknya biaya produksi ponsel juga berdampak ke penurunan margin.

Meski demikian, Samsung optimistis akan rebound pada kuartal keempat yang merupakan periode puncak penjualan. Momentum ini akan didukung dengan meluncurnya perangkat flagship terbaru, termasuk lini Galaxy S26 series, Galaxy Z Fold8 Ultra, dan Z Fold8.

Sementara itu, bisnis panel layar menyumbang laba operasional sebesar 1,1 triliun won (sekitar Rp 14,8 triliunan) dari pendapatan 8 triliun won (sekitar Rp 108,3 triliunan).

Lanjutkan membaca di Liputan6

Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Aisyah Mustika Zamani. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda