Laba PGEO Naik 21,45% di Kuartal III-2026, Ini Faktornya

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGEO) membukukan laba bersih senilai US$126,62 juta atau setara Rp2,3 triliun (kurs Rp18.149 per US$) per kuartal III/2026. Laba ini tumbuh 21,45% YoY dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya senilai US$104,26 juta.
Capaian laba bersih tersebut didorong oleh pendapatan yang tumbuh sebesar 10,46% YoY dari US$318,86 juta menjadi US$352,20 juta. Peningkatan produksi listrik panas bumi turut mendorong kinerja PGEO.
Direktur Keuangan PGE Fransetya Hasudungan Hutabarat mengatakan kinerja keuangan tersebut sejalan dengan pencapaian produksi listrik panas bumi sebesar 4.114 gigawatt hour (GWh) dari wilayah kerja yang dioperasikan sendiri (own operation) sepanjang Januari-September 2026.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Annisa Rini. Hak cipta artikel milik penerbit.



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4559985/original/063854000_1693559590-WhatsApp_Image_2023-09-01_at_15.37.08.jpeg)