CNN Indonesia Bacaan 2 menit

Kunci Kursi PM, Kenapa Partai Arab Ditolak Netanyahu dan Eisenkot?

Kunci Kursi PM, Kenapa Partai Arab Ditolak Netanyahu dan Eisenkot?
Koalisi partai Arab, Joint List dan Ra'am di Israel, diprediksi bakal meraih 20 kursi parlemen dan berpeluang jadi penentu kursi perdana menteri. (AFP/AHMAD GHARABLI)

Koalisi partai Arab, Joint List dan Ra'am di Israel, diprediksi bakal meraih 20 kursi parlemen dan berpeluang jadi penentu kursi perdana menteri.

Namun, calon terkuat Benjamin Netanyahu dan Gadi Eisenkot justru enggan menarik mereka ke koalisi.

Hingga saat ini, suara yang sudah terhitung Komite Pemilihan Pusat mencapai 90 persen dan blok Netanyahu maupun anti-Netanyahu belum ada yang mencapai suara mayoritas 61 dari 120 kursi.

Hasil perhitungan sementara menunjukkan Netanyahu memperoleh kursi 52 dan aliansi Eisenkoot meraih 48 kursi.

Lalu, mengapa Netanyahu dan Eisenkot menolak Partai Arab padahal mereka dianggap kunci untuk menentukan perdana menteri?

Netanyahu dan Eisenkot menolak gagasan bermitra dengan partai-partai Arab karena alasan perbedaan nilai.

Lanjutkan membaca di CNN Indonesia

Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda