Kisah Petani Alpukat Sumberejo Tingkatkan Taraf Hidup Lewat Klasterku Hidupku BRI
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392841/original/042814400_1794131350-4ecc7906-5c3d-4f0b-a093-afd564917963.jpeg)
Liputan6.com, Tanggamus - Potensi alpukat di Kecamatan Sumberejo, Kabupaten Tanggamus, Lampung, membuka peluang ekonomi bagi petani setempat. Komoditas yang tumbuh di kebun warga ini memiliki nilai jual dan berpeluang menjangkau pasar lebih luas ketika didukung pemasaran yang memadai.
Alpukat hasil kebun petani Sumberejo memiliki daging buah lembut dan cita rasa kaya yang diminati konsumen. Namun, peningkatan hasil panen saat musim raya menjadi tantangan tersendiri. Pasokan yang melimpah dalam waktu bersamaan perlu diimbangi dengan jaringan pembeli agar buah petani dapat terserap dengan baik.
Kondisi tersebut menjadi perhatian Prayitno, salah satu penggerak kelompok tani alpukat di Sumberejo. Sebagai petani, ia memahami bahwa proses panjang menanam dan merawat pohon perlu didukung jalur pemasaran yang jelas agar hasil panen memberikan nilai ekonomi.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Gilar Ramdhani. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385169/original/013551600_1793244576-email-attachment_2026_10_29_ariefhakim-at-klyid_amran-sulaiman-copot-delapan-pegawai-bapanas-bulog-buntut-kasus-beras-sphp-oplosan_1000489659.jpg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9392824/original/030161700_1794129095-be642e4d-2b96-41bf-8777-55ba1e3382a8.jpeg)
