Kasus PHK di Singapura Tembus Level Tertinggi Sejak 2020
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9370019/original/097624000_1791544375-asap.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Jumlah pekerja di Singapura tercatat tumbuh pada kuartal ketiga 2026, tetapi angka PHK juga melonjak ke titik tertinggi dalam hampir enam tahun terakhir. Kondisi ini tecermin dari data awal pasar tenaga kerja yang dirilis Kementerian Tenaga Kerja (MOM) Singapura, Jumat (30/10/2026).
Mengutip Channel News Asia, pasar tenaga kerja Singapura mencatatkan ekspansi selama 20 kuartal berturut-turut pada kuartal III-2026. Total penyerapan tenaga kerja bertambah sebanyak 27.700 orang, melonjak signifikan dibandingkan kuartal sebelumnya yang tercatat 11.400 orang maupun periode yang sama tahun lalu sebesar 25.100 orang.
Kemnaker Singapura menjelaskan, pertumbuhan jumlah pekerja warga lokal (resident) masih didominasi oleh sektor layanan publik dan kebutuhan esensial. Sementara itu, pertumbuhan di sektor berorientasi ekspor (outward-oriented) cenderung lambat akibat ketidakpastian ekonomi global.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Idris Rusadi Putra. Hak cipta artikel milik penerbit.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9386262/original/057051100_1793340588-WhatsApp_Image_2026-10-30_at_12.43.46.jpeg)
