Iran Peringatkan Perang Baru dengan AS Bisa Panjang Usai Diancam Trump

Iran memperingatkan perang baru melawan Amerika Serikat (AS) bisa berlangsung lebih lama dibandingkan konflik sebelumnya.
Peringatan itu disampaikan Teheran setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan masih ada sejumlah target yang harus 'ditangani'.
"Perang yang mungkin terjadi di masa depan bisa berlangsung lebih lama dibandingkan konflik sebelumnya. Presiden Amerika Serikat tidak akan berada dalam posisi untuk menentukan waktu ataupun syarat berakhirnya perang tersebut," kata juru bicara militer Iran Mohammad Akraminia melalui televisi pemerintah Iran, dikutip AFP, Minggu (1/11).
Padahal, kemarin Kepala Keamanan Iran Mohsen Rezaei mengungkapkan telah menerima surat dari Wakil Presiden AS JD Vance, yang berupaya menghidupkan kembali perundingan.
Rezaei mencatat adanya perubahan positif dalam 'nada' komunikasi dari pihak AS. Namun, ia mengatakan belum memberikan tanggapan atas surat tersebut.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.



