CNBC Indonesia Bacaan 2 menit

Ini Dia Tulang Punggung Manufaktur RI, Punya 6,9 Juta Tenaga Kerja

Ini Dia Tulang Punggung Manufaktur RI, Punya 6,9 Juta Tenaga Kerja
Foto: (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)

Jakarta, CNBC Indonesia - Industri makanan dan minuman (mamin) menjadi salah satu penopang utama industri manufaktur Indonesia. Kontribusinya terhadap produk domestik bruto (PDB) industri pengolahan nonmigas mencapai 41,86% pada semester I-2026. Sektor ini juga mencatatkan surplus perdagangan hampir US$25 miliar sepanjang Januari-Agustus 2026.

Menteri Perindustrian Sarmuji mengungkapkan, industri makanan dan minuman tumbuh 6,77% pada semester I-2026. Pertumbuhan tersebut lebih tinggi 0,68 poin dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Investasi yang masuk ke sektor ini juga mencapai Rp47,74 triliun.

"Artinya hampir setengah dari industri pengolahan nonmigas kita ditopang oleh industri makanan dan minuman. Investasinya juga begitu, terus mengalir. Rp47,74 triliun pada semester pertama dan 59% di antaranya berasal dari dalam negeri," kata Sarmuji di Krista Interfood Expo 2026 di PIK 2, Rabu (4/11/2026).

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Ferry Sandi. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda