Ini Daftar Wilayah RI yang Masuk Musim Hujan di November

Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Teuku Faisal Fathani meminta pemerintah dan pelaku sektor pertanian menyesuaikan kalender tanam dengan perkembangan iklim di masing-masing daerah. Langkah ini dinilai penting untuk mengantisipasi risiko kekeringan maupun curah hujan tinggi yang berpotensi menghambat produksi pertanian.
Dalam Rapat Koordinasi Terbatas Bidang Pangan di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Senin (26/10/2026), Faisal mengungkapkan terdapat dua kondisi iklim yang perlu diwaspadai, yakni dampak lanjutan El Nino dan peralihan menuju musim hujan yang berlangsung secara bertahap di sejumlah wilayah Indonesia.
"Kedua kondisi tersebut perlu dipertimbangkan dalam menentukan waktu tanam, mengelola ketersediaan air, dan melindungi produksi pangan. Informasi iklim perlu menjadi dasar penentuan waktu tanam, pengelolaan air, dan perlindungan produksi pangan," kata Faisal, dikutip dari keterangan resmi BMKG, Minggu (1/11/2026).
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Martyasari Rizky. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1553962/original/019771000_1540541277-singa.jpg)


