CNN Indonesia Bacaan 3 menit

IDAI: Anak Terpapar Asap Karhutla Berisiko Alami Stunting

IDAI: Anak Terpapar Asap Karhutla Berisiko Alami Stunting

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) menyatakan anak-anak yang terpapar langsung asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) berisiko mengalami gangguan pertumbuhan paru bersifat permanen hingga stunting.

Anggota Unit Kerja Koordinasi (UKK) Respirologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr. Nastiti Kaswandani menjelaskan bahwa dampak paparan asap karhutla tidak berhenti pada gangguan pernapasan akut.

"Anak-anak yang terpapar secara kronik berisiko mengalami gangguan pertumbuhan paru yang bersifat permanen, peningkatan risiko asma persisten dan penyakit paru obstruktif kronis, yang berujung pada stunting, hingga potensi gangguan perkembangan otak dan kognitif," katanya di Jakarta, Sabtu (31/10), dikutip dari Antara.

Nastiti menyebut hasil studi pada kebakaran Indonesia tahun 1997 menunjukkan kapasitas paru yang lebih rendah hingga 10 tahun kemudian, serta meningkatnya risiko asma persisten dan PPOK.

Lanjutkan membaca di CNN Indonesia

Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda