Hujan Ekstrem Ancam Jakarta, Pramono Kebut Normalisasi Sungai
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9390788/original/013446700_1793860219-IMG_6645.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengebut normalisasi sejumlah sungai hingga Desember 2026. Percepatan normalisasi sungai dilakukan untuk mengantisipasi potensi banjir menjelang puncak musim hujan yang diperkirakan terjadi pada Februari 2027.
Pramono menyebut hujan ekstrem berpotensi mengguyur ibu kota pada Februari 2027. Hal ini, kata dia, merujuk laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).
“Antisipasi banjir, dari laporan BMKG diperkirakan curah hujan tertinggi pada bulan Februari dan akan ada curah hujan yang ekstrem bahkan,” kata Pramono usai rapat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (5/11/2026).
Pramono menyampaikan, sejumlah sungai yang menjadi bagian normalisasi mencakup Sungai Ciliwung, Angke, Krukut, hingga Cakung Lama.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Winda Nelfira. Hak cipta artikel milik penerbit.



