Helikopter Jatuh di Sungai Barito saat Operasi Water Bombing Karhutla

Helikopter Super Puma yang jatuh di Sungai Barito, wilayah Desa Tabatan, Kecamatan Kuripan, Kabupaten Barito Kuala, Kalimanta Selatan, Minggu (8/11), sedang melakukan operasi pengeboman air atau water bombing kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Tampak pada tangkapan video amatir helikopter kehilangan kendall saat bermanuver setelah mengambil air dengan bambi bucket di sungai.
Helikopter dengan nomor registrasi VH-HGM tersebut diketahui membawa tiga orang kru penerbangan. Berdasarkan laporan awal, seluruh kru dilaporkan dalam kondisi selamat.
Armada bernomor seri (MSN) 2878 ini merupakan helikopter yang terdaftar di bawah kepemilikan swasta yang dikontrak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) untuk operasi pengeboman air.
Di Indonesia, armada tersebut kerap mendukung berbagai misi penanggulangan bencana dari BNPB, dengan catatan rute penerbangan yang meliputi Banjarmasin, Pontianak, dan Surabaya.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.



