Google Mulai Pakai Data Gmail dan Photos untuk Iklan
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3259571/original/084437400_1601988152-Google_Workspace_Icons-01.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Layanan Google pada dasarnya menyimpan risiko privasi. Selama bertahun-tahun, raksasa teknologi ini menegaskan tidak akan pernah memanfaatkan data sensitif dari produk-produk seperti Gmail, Drive, dan Photos untuk personalisasi iklan.
Namun, sebagaimana dikutip dari Ars Technica, Selasa (27/10/2026), kebijakan privasi terbaru dari Google perlahan meruntuhkan batasan tersebut.
Pada 16 Oktober, Google merilis pembaruan kebijakan privasi yang sebelumnya dikemukakan oleh Android Authority.
Perusahaan secara eksplisit menyatakan, "Kami tidak menampilkan iklan yang dipersonalisasi berdasarkan konten anda dari Drive, Gmail, atau Photos." Kini, Google telah memperbarui bagian tersebut.
Personal Intelligence
Akar dari pergeseran ini berkaitan erat dengan fitur kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) terbaru Google yang diluncurkan awal tahun ini, yaitu Personal Intelligence.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Aisyah Mustika Zamani. Hak cipta artikel milik penerbit.



:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384076/original/043223800_1793155506-Unesco.jpeg)