CNBC Indonesia Bacaan 2 menit

Dituduh Maling Uang Rp 114 Triliun, Korut Bilang Amerika Konyol

Dituduh Maling Uang Rp 114 Triliun, Korut Bilang Amerika Konyol
Foto: Ilustrasi Cryptocurrency (Photo by Art Rachen on Unsplash)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah Korea Utara (Korut) melontarkan bantahan keras dan menuding Amerika Serikat (AS) menyebarkan "retorika konyol" terkait tuduhan peretasan bursa kripto raksasa Binance senilai US$6,3 miliar (sekitar Rp114 triliun). Tuduhan ini mengemuka saat Binance berjuang menahan gelombang penarikan dana (outflow) serta memulihkan kepercayaan nasabah.

Berdasarkan laporan Reuters, dikutip Selasa (3/11/2026), Binance mencatatkan penarikan dana bersih (net outflow) mencapai US$4,72 miliar (Rp85 triliun) sejak insiden kejahatan finansial terbesar sepanjang sejarah tersebut terjadi pekan lalu. Guna meredam eksodus dana massal, Binance menggelar promo pemotongan biaya transaksi (fee rebates) hingga penawaran imbal hasil (yield) mencapai 10% per tahun.

"Deposit per jam telah melampaui volume penarikan dana. Hal ini mencerminkan pemulihan aktivitas pengguna serta stabilisasi arus dana di platform," tulis manajemen Binance melalui akun resmi X miliknya.

Lanjutkan membaca di CNBC Indonesia

Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Redaksi. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda