Dari Pabrik Kecil di Purwakarta, Kini Jadi Miliarder Berharta Rp 155 Triliun
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/1076756/original/013322000_1449390538-20151206-Orang-Terkaya-Indonesia-3.jpg)
Momen penting ekspansi global Lohia terjadi saat ia berani keluar dari zona nyaman Asia Tenggara dan melirik Afrika. Dilansir dari Forbes, keberaniannya teruji ketika ia memutuskan membeli kilang Eleme Petrochemicals di Nigeria pada 2006 seharga US$ 225 juta. Saat dibeli dari pemerintah setempat, kilang tersebut sangat memprihatinkan dan terbengkalai, bahkan dianggap sebagai aset mati yang tak bisa diselamatkan.
Namun, di tangan dingin Lohia, kilang itu dirombak total. Hanya dalam hitungan bulan, Eleme kembali ngebut dan tumbuh menjadi salah satu produsen bahan baku plastik terbesar di Benua Afrika. Langkah nekat ini tak hanya menyelamatkan devisa Nigeria hingga miliaran dolar, tetapi juga membuka belasan ribu lapangan kerja baru.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Idris Rusadi Putra. Hak cipta artikel milik penerbit.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9342240/original/000726800_1788761077-sasun-bughdaryan-eMPW598T64s-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/8939329/original/061137200_1782965102-calender.jpg)