China luncurkan model AI berbasis satelit Fengyun untuk cuaca ekstrem

Changsa (ANTARA) - China merilis kumpulan pertama model kecerdasan buatan (AI) cuaca ekstrem satelit meteorologi Fengyun pada hari Kamis dalam konferensi pengguna di Changsha, Provinsi Hunan, Tiongkok tengah.
Model-model tersebut, termasuk model interpretasi citra awan topan cerdas dan model peringatan prakiraan cuaca konveksi parah, akan secara efektif meningkatkan kemampuan satelit meteorologi Fengyun dalam memantau dan memperingatkan terhadap cuaca ekstrem, seperti topan dan konveksi parah, menurut Administrasi Meteorologi China (CMA).
Nowcasting merupakan metode yang digunakan dalam meteorologi untuk prakiraan cuaca dengan jangka waktu sangat pendek.
Model cerdas interpretasi citra awan topan dapat secara otomatis menganalisis posisi, struktur, intensitas, dan evolusi topan, sekaligus menghasilkan teks interpretasi terstandardisasi dan produk visualisasi, sebagai sarana guna memberikan dukungan teknis untuk pemantauan dan prakiraan topan.
Kutipan awal dari ANTARA, ditulis oleh Xinhua. Hak cipta artikel milik penerbit.



