Bunga Utang Naik, Ekonom Wanti-Wanti Potensi SdanP Downgrade Rating RI

Jakarta, CNBC Indonesia - Kepala Ekonom PT Bank Danamon Tbk. Irman Faiz memperingatkan Indonesia berpotensi mengalami penurunan peringkat utang (downgrade) jika beban bunga utang terhadap penerimaan negara tidak turun di bawah 15% dalam dua tahun ke depan. Karena itu, disiplin fiskal dengan menjaga defisit maksimal 3% dinilai harus tetap dipegang.
Hal itu disampaikan Irman dalam sesi tanya jawab, Jumat (6/11/2026), ketika ditanya soal dampak bunga utang dan credit default swap (CDS) yang kian tinggi terhadap posisi Indonesia di mata investor.
Menurut Irman, perilaku hati-hati dalam pengelolaan utang harus sudah diterapkan. Komitmen defisit APBN di batas 3% terhadap produk domestik bruto (PDB) menjadi kunci agar lembaga pemeringkat tidak terus menyoroti risiko Indonesia.
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh Robertus Andrianto. Hak cipta artikel milik penerbit.


:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/4881567/original/061423100_1719967228-fotor-ai-2024070373734.jpg)
