BRIN Siapkan Inovasi Baru, Singkong Bakal Bantu Atasi Karhutla
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9383640/original/021904700_1793093500-IMG-20261027-WA0027.jpg)
Liputan6.com, Jakarta - Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Arif Satria mengatakan pihaknya segera melakukan uji coba inovasi operasi modifikasi cuaca (OMC) dengan Dumikron dan Cloud Seeding Agent Tube (coSAT) dan riset retardan api berbasis pati singkong dan Ammonium Polyphosphate (APP) untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
"Jadi minggu ini kami sudah siap, kami kemarin sore sudah koordinasi dengan TNI AU ya dan pasukan sudah siap semua. Jadi Insyaallah kita akan mencoba untuk beberapa inovasi ya, terkait dengan OMC untuk Dumikron dan teknologi coSAT," kata dia kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (27/10/2026).
Selain itu, kata Arif, BRIN juga mengembangkan teknologi es kering (dry ice) dalam modifikasi cuaca untuk mengatasi kabut asap akibat karhutla. Dia menuturkan, inovasi tersebut sudah digunakan untuk membantu penanganan karhutla.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Lizsa Egeham. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9384017/original/084221300_1793147810-20261027_145345.jpg)


