ANTARA Bacaan 2 menit

Nyala pelita dari puing sisa gempa di Flores

Nyala pelita dari puing sisa gempa di Flores
Seorang siswa di SD Inpres Nggorang, Reok, Kabupaten Manggarai, NTT, Senin (19/10/2026), menunjukkan lukisan yang berisi harapannya . (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Namun di tengah kekhawatiran itu, ada satu hal yang membuat para guru terus optimistis menghadapi situasi sulit ini, yaitu semangat belajar anak-anak

Manggarai (ANTARA) - Masih pukul 09.00 WITA, ketika itu. Namun, hawa panas telah terasa di kulit. Sesekali, angin yang kencang berhembus mendinginkan suasana sekaligus membawa debu beterbangan.

Meski dalam suasana kurang nyaman seperti itu, sebanyak 32 hingga 40 siswa antusias mengikuti pelajaran di ruang-ruang dari bilik bambu yang dibangun di halaman Sekolah Dasar Inpres Nggorang, Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

Situasi seperti itu menjadi keseharian siswa dan guru setempat setidaknya dalam dua bulan terakhir. Semua berawal setelah kegiatan belajar mengajar sempat diliburkan selama dua pekan setelah gempa bumi pada 15 Agustus yang melanda sejumlah kabupaten di Nusa Nipa, sebutan lain dari Pulau Flores.

Lanjutkan membaca di ANTARA

Kutipan awal dari ANTARA, ditulis oleh Aditya Pradana Putra. Hak cipta artikel milik penerbit.

Berita lainnya untuk Anda