Breaking: Iran Warning Perang Baru dengan AS, Bakal Lebih Lama

Jakarta, CNBC Indonesia - Iran memperingatkan bahwa perang baru dengan Amerika Serikat (AS) dapat berlangsung lebih lama dibandingkan putaran pertempuran sebelumnya. Hal ini dikatakan negara itu setelah Presiden Donald Trump mengatakan dia masih harus "mengurus" lebih banyak sasaran di Iran.
Padahal, pembicaraan gencatan senjata sedang terjadi antara Iran dan Qatar, Minggu. Namun memang, upaya diplomatik untuk mengakhiri perang ini selalu diselingi oleh ancaman berulang kali dari AS dan Israel untuk melanjutkan pemboman terutama saat keduanya menyelenggarakan pemilu domestik Oktober dan November ini.
"Potensi perang di masa depan bisa berlangsung lebih lama dibandingkan konflik sebelumnya," kata juru bicara militer Mohammad Akraminia, menurut televisi pemerintah Iran, dikutip AFP, Senin (2/11/2026).
Kutipan awal dari CNBC Indonesia, ditulis oleh sef. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/3532280/original/085965300_1628161371-20210805-Harga-emas-alami-penurunan-ANGGA-1.jpg)


