Bedah Finansial Klub: Bagaimana Pelemahan Kurs Rupiah Bisa Mengancam Operasional Sepak Bola Nasional
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/thumbnails/9386627/original/027084800_1793352774-daifan-ngejelasin-dampak-ekonomi-lama-banget-ed8ba2.png)
Merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat pasca pengumuman MSCI di New York membawa efek domino yang jarang disadari ke industri sepak bola nasional. Klub-klub profesional di Indonesia sejatinya tidak lepas dari perputaran mata uang global, mengingat sebagian kewajiban mereka mengalir dalam mata uang asing seperti dolar AS maupun euro.
Dampak paling nyata terlihat pada beban pembayaran gaji pemain dan staf pelatih asing. 000 per dolar saja dapat memicu kenaikan beban pengeluaran hingga Rp240 juta per tahun hanya untuk satu pemain asing bergaji 10 ribu dolar per bulan. Selain gaji, biaya transfer internasional, komisi agen, fasilitas tempat tinggal, hingga logistik pertandingan tandang antarnegara juga berpotensi melonjak drastis.
Kutipan awal dari Liputan6, ditulis oleh Arief Bagus Prasetiyo. Hak cipta artikel milik penerbit.



