Bapak Kendaraan Listrik Asia Asal Magelang Diajak Garap EV Nasional

Kemdiktisaintek menjajaki kerja sama dengan Prof Ching-Chuen Chan, ilmuwan kelahiran Magelang yang dijuluki Bapak Kendaraan Listrik Asia, untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Kerja sama itu mencakup pengembangan sumber daya manusia, riset, dan pendidikan vokasi.
Peluang tersebut dibahas dalam pertemuan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Stella Christie dengan Chan pada Selasa (27/10).
"Indonesia memiliki sumber daya alam dan talenta yang dapat dikembangkan. Namun, kita membutuhkan kebijakan yang tepat untuk mendorong talenta tersebut. Kita juga perlu menyiapkan sumber daya manusia yang mampu mengembangkan teknologi kendaraan listrik," ujar Stella.
Stella menilai pendidikan vokasi penting untuk menyiapkan tenaga kerja industri kendaraan listrik. Menurutnya, proporsi pendidikan tinggi vokasi di Indonesia masih sekitar 8 persen dari keseluruhan pendidikan tinggi.
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh https://www.facebook.com/CNNIndonesia. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385298/original/034553300_1793252498-IMG_5223.jpeg)

:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385132/original/015690200_1793241540-IMG_5078.jpeg)
