Bahlil Dorong Perizinan Hulu Migas Satu Pintu Lewat BUK di RUU Migas

Pemerintah mempersiapkan Badan Usaha Khusus (BUK) dalam Rancangan Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi (RUU Migas) untuk memangkas birokrasi perizinan lintas kementerian guna mendukung upaya menaikkan produksi minyak dan menekan impor lewat skema satu pintu.
Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi/Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia mengatakan, panjangnya proses perizinan selama ini membuat kegiatan eksplorasi berjalan lambat. Selama ini, soal perizinan kerap memperlambat kerja kontraktor.
"Saya tidak ingin nanti KKKS begitu sudah menang tender, izinnya pun mereka masih bisa jalan mutar dari kementerian ke kementerian. Ini yang membuat lama itu. Eksplorasinya lama, izinnya lama," kata Bahlil saat membuka FOREK Hulu Migas 2026 di Jakarta, Rabu (28/10).
Kutipan awal dari CNN Indonesia, ditulis oleh Kementerian ESDM. Hak cipta artikel milik penerbit.
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385184/original/052993000_1793245102-WhatsApp_Image_2026-10-29_at_09.29.35__1_.jpeg)
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/9385173/original/006893200_1793244593-email-attachment_2026_10_29_ariefhakim-at-klyid_amran-sulaiman-copot-delapan-pegawai-bapanas-bulog-buntut-kasus-beras-sphp-oplosan_1000489660.jpg)

